
| Tanggapan Customer :
"Biasanya
saya membutuhkan waktu cukup lama menyusun laporan keuangan dengan
program microsoft excel, dengan program
AXCEL saya bisa menghemat waktu.".
................................... Ibu
Yani (Jakarta Barat)
"Berkat
program AXCEL, saya bisa menekan
biaya pembelian program akuntansi untuk koperasi kami.".
..........................Ibu Dwi (Serpong-Tanggerang)
"Saya
tidak mengerti tentang accounting, tapi berkat program AXCEL
saya bisa menyusun laporan keuangan untuk sekolah yang saya kelola
dengan mudah."
.............. ..........Ibu Ruby, Gemilang
HHK school
(Jombang-Tanggerang)
"Bagi
orang yang awam accounting seperti saya,
sangat user friendly dan mudah dimengerti. Secara keseluruhan
saya puas !".
....................Bp. Rian,, Moneygram
(Condet-Jakarta)
"Setelah
saya gunakan, program ini amatlah mudah. Bahkan pegawai saya yang
hanya lulusan SMK Akuntansi bisa mengerti dalam hitungan menit....AXCEL
Premium sangat recommended!"................................................
..........Bp. Ari,, CV Yudia Otonindo
(Bekasi Selatan) |
UNTUK
KONSULTASI PRODUK
Silakan hubungi kami di
alamat kontak berikut ini :
E mail 1: admin@vadoworkshop.com
Email 2: mailaxcel@gmail.com
Mobile & SMS line : 0817-191895
Telepon: 021-5420 1114 --------------------
UNTUK
CONTOH TAMPILAN
Silakan klik link berikut :
CONTOH
LEMBAR KERJA
CONTOH
LAPORAN MUTASI
CONTOH
LAPORAN RUGI/LABA
CONTOH
LAPORAN NERACA
-----------------
|
Sehatkah
Institusi Anda ?
Sebuah
institusi (Yayasan, Perusahaan, Pesantren, Lembaga Pendidikan,
dan Entitas Bisnis lainnya) sebaiknya pada akhirnya dapat berdiri
sendiri.
Bila institusi tersebut merupakan institusi usaha maka keuntungan
merupakan sasaran. Bahkan sebuah institusi sosial pun sebaiknya
memiliki sasaran kemandirian artinya dapat mengelola dana masuk
yang ada dan mengatur pengeluaran sehinggga memungkinkan untuk
terjadinya pengembangan di kemudian hari. Dengan demikianlah institusi
tersebut baru dapat berkelanjutan.
Bila sebuah usaha mengalami kerugian terus menerus maka cepat
atau lambat usaha tersebut akan mengalami gulung tikar alias bangkrut,
demikian juga dengan sebuah institusi sosial, bila pengeluaran
dari institusi tersebut selalu lebih besar dari penerimaan maka
cepat atau lambat institusi sosial tersebut akan berakhir. Tentu
saja hal ini tidak diinginkan pemilik usaha atau pengelola institusi,
termasuk karyawan atau orang-orang yang terlibat didalamnya ,
sebab bila hal itu terjadi maka akan berdampak PHK bagi karyawan,
dan kegagalan bagi pengurus.
Sebuah institusi yang sehat adalah institusi yang laporan keuangannya
menunjukkan LABA bukan sebaliknya, dan yang terpenting juga adalah
adanya arus kas yang baik [selalu ada uang tunai]. Keduanya tidak
dapat dipisahkan. Untuk menjaga kedua hal itu agar dapat berjalan
dengan baik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat
laporan keuangan yang baik dan benar sejak awal, sehingga dapat
menyajikan gambaran dari seluruh rangkaian usaha yang sudah dilakukan
dengan mengadakan pencatatan-pencatatan secara benar dan menganalisanya
secara berkala.
Pada saat seseorang berencana untuk membuka sebuah usaha atau
membangun sebuah intitusi, baik itu untuk mendatangkan keuntungan
ataupun institusi sosial seperti Yayasan, Pesantrean, Gereja,
dll, sebaiknya segeralah mencatat semua pengeluaran yang ada.
Hal ini sangat penting supaya semua asset segera terdata, modal
dapat diketahui dengan tepat, dan demikian pula dengan pengeluaran
sehingga pada saat institusi tersebut sudah menerima pendapatan
semua biaya dapat langsung disusutkan atau dibebankan.
Hal ini akan membuat perkembangan usaha dapat terlihat dengan
jelas dan murni apakah berjalan baik atau menuju kebangkrutan.
Pada umumnya 1-3 tahun pertama sebuah usaha dapat saja mengalami
kerugian atau belum BEP [break even poit], namun bila kita membuat
laporan keuangan dengan akurat maka kita akan dapat melihat apakah
usaha tersebut boleh diteruskan atau terpaksa dihentikan . Itu
sebabnya kita harus segera mencatat semua pengeluaran sejak awal
.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah pada saat kita merencanakan
untuk memulai usaha sebaiknya kita mengadakan pemisahan antara
pengeluaran untuk usaha dari keuangan pribadi kita, terutama untuk
usaha perorangan, demikian juga bila usaha tersebut sudah menerima
penghasilan, sebaiknya jangan menggunakan uang institusi untuk
keperluan pribadi. Pemisahan ini ditujukan agar kita dapat melihat
kemurnian perkembangan institusi yang sedang kita jalankan dan
dari sanalah kita dapat membuat perencanaan ke depan.
Ada banyak institusi, biasanya usaha perorangan atau institusi
sosial yang tidak melakukan pencatatan dengan tepat sejak awal
, sehingga tidak sedikit dari mereka yang tidak mengetahui lagi
berapa modal yang disetor, berapa asset mereka secara tepat atau
bahkan ada yang tidak tahu apakah sebetulnya usaha mereka mengalami
keuntungan atau kerugian. Bahkan ada yang lebih buruk lagi, mereka
merasa pendapatan banyak namun uangnya entah kemana [mengalami
cash flow yang buruk], dan agar usaha mereka terus bergerak mereka
maminjam uang ke bank.
Bila hal ini terus berlanjut maka dapat berakibat kurang baik.
Institusi yang sehat tidak saja tergantung pada seberapa besar
penghasilan yang didapat, tetapi juga tergantung pada seberapa
besar biaya yang harus dikeluarkan dan seberapa baik dana masuk
yang di terima setiap bulannya dan semua itu hanya dapat terlihat
jelas jika institusi tersebut membuat laporan keuangan ! (oleh
AXCEL program akuntansi hemat)
|
 |
Sehatkah
Institusi Anda?
Pentingnya Laporan Keuangan
Bekerja Dengan Program Murah,
Mengapa Tidak?
Mengapa Perlu Bekerja Dengan
Program AXCEL?
Laporan Keuangan Dalam Usaha Bersama (Join)
Tanggapan Pemakai AXCEL Premium
|
INFO
PRODUK
Untuk melihat keterangan detail produk silakan klik pada icon produk
pilihan Anda di bawah ini :
|
|